Rabu, 09 Oktober 2013

citizem jurnalism ( jurnalis warga )



JURNALISTIK WARGA
            Dalam jurnalistik kontemporer dikenal dengan jurnalistik warga atau Citizen Jurnalism, menurut Shayne Bowman & Chris Willis bahwa warga memiliki hak untuk menjadi pencari, pemroses, dan penganalisa berita untuk masyarakat. Jurnalistik warga sering dikaitkan dengan internet, dimana sejarah diawali dari Amerika serikat pada tahun 1988 pada pemilihan presiden, sedangkan di Indonesia muncul pada tahun 2005 yang ditandai dengan munculnya situs atau jejaring sosial seperti www, blog dsb.

Kelebihan dari Jurnalistik warga adalah :
1.      informasi tersaji dengan cepat dan hangat.
2.      Setiap orang didorong menjadi seorang wartawan.
3.      Menjadikan ruang interaksi dan komunikasi antar-anggota.
4.      Sebagai media untuk menyalurkan aspirasi kewartawanan.
5.       serta sebagai ajang kolaborasi antara jurnalis dan warga non-jurnalis.

Kekurangan dari Jurnalis warga :
1.      komentar bersifat subyektif karena komentar tidak ditulis secara profesional.
2.      Hasil jurnalisme warga tidak langsung ditayangkan.
3.      Tidak mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik.

Etika jurnalistik dalam Citizen Jurnalism
-          Tidak menyebarkan berita bohong
-          Tidak mencemarkan nama baik
-          Tidak memicu SARA
-          Tidak memuat konten pornografi
Prinsip Dasar Citizen Jurnalism
-          Memposisikan Audiance sebagai produsen berita
-          Pewarta adalah pembaca
-          Siapapun boleh memberikan komentar dan klarifikasi berita
-          Bersifat non profit
-          Memiliki komunitas-komunitas
-          Komunikasi dua arah
-          Jurnallistik berbasis warga dan media internet
Walaupun warga masyarakat memiliki kebebasan dalam  proses pencari, pemroses, dan penganalisa berita untuk masyarakat, tetapi dalam Proses produksi citizen jurnalism ada yang melewati proses editing dan ada yang tidak, tergantung dari Media atau saluran yang dipilih..
(materi kuliah UNIS 2012 – Tangerang, Kapita Selekta Jurnalistik, dari berbagai sumber)
Menurut Steve Outing (2005), bentuk citizen journalism sebagai berikut:
1.      Opening up to public comment
Situs memperbolehkan pembaca untuk memberikan komentar/ menambahkan isi berita tersebut
2.      The citizen add-on reporter
Menambahkan pendapat warga sebagai bagian berita yang ditulis oleh jurnalis professional.
3.      Open-source reporting
dimana seorang jurnalis professional bekerjasama dengan pembaca yang memiliki pengetahuan tentang masalah yang sedang terjadi. Tetapi, berita tetap ditulis oleh jurnalis professional.
4.      The citizen bloghouse
Blog gratis yang  bisa dimiliki warga untuk menuangkan cerita atau gagasan mereka terhadap khalayak umum
5.      Newsroom citizen ‘transparency’  blogs
Blog yang dimiliki oleh sebuah organisasi media sebagai bentuk transparansi dan komunikasi dengan pembacanya.
6.      The stand alone citizen journalism : edited version
Laporan yang masuk disunting terlebih dahulu tanpa mengurangi keutuhan dan keaslian laporan tersebut
7.      The stand alone citizen journalism : unedited version
Laporan dari warga yang langsung dimua atau disiarkan tanpa melalui penyuntingan
8.      Add a print edition
Gabungan dari the stand alone citizen journalism dengan edisi cetak
9.      The hybrid: pro+citizen journalism
penggabungan berita antara warga biasa dengan jurnalis professional. Berita dari jurnalis professional diperlakukan sama dengan berita dari warga biasa
10.  Wiki journalism
Model jurnalisme yang menempatkan pembaca sebagai penyunting. Dipopulerkan oleh Wikipedia.

KATEGORI SITUS CITIZEN JOURNALISM

a.       Citizen journalism murni : berita yang masuk murni dari warga. Contohnya : kabarindonesia.com
b.      Portal citizen journalism : media online yang dijalankan oleh jurnalis professional yang memiliki unsur citizen journalism. Contohnya :inilah.com
c.       Mainstreams citizen journalism: situs yang menaunginya adalah media mainstream. Contoh : kompasiana.com dan citizenews.suaremerdeka.com
d.      Portal Comment : situs yang dikelola oleh wartawan online professional yang memberikan kepada warga untuk memberikan komentar atas berita yang di posting. Contoh : detik.com, okezone.com, vivanews.com
e.       Portal forum : situs yang digunakan dalam bentuk forum dan digunakan untuk saling berbagi informasi. Kadang para pengguna tidak perlu membuat berita namun hanya memberikan sepenggak informasi saja contoh : kaskus.com
f.       Mainstream’s portal comment yaitu situs milik media mainstream yang memberikan kesempatan kepada para warga untuk memberikan komentar mereka contoh : Media Indonesia

sumber
- LPM Diamma 'Progresif Mengukir Perubahan'  Citizen Journalism.htm
- 666  JURNALISTIK WARGA.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar